Monday, September 3, 2012

Ilmuan Temukan Danau Es Di Mars



Badan antariksa Eropa menyiarkan foto yang dikirim kembali ke bumi oleh pesawat penjelajah “Kereta Ekspress Mars”. Gambar foto tersebut mengindikasikan bahwa di sekitar kutub utara planet Mars terdapat sebongkah timbunan es raksasa dengan diameter mencapai 8 mil (12,8 km). Dengan ditemukannya timbunan es raksasa ini, kembali menyulutkan harapan ilmuwan akan keberadaan kehidupan di planet Mars, dan diprediksi akan mendorong percepatan rencana membawa awak mendarat di planet Mars.

Dari gambar foto diketahui bahwa timbunan es tersebut terletak di dalam sebuah lubang batu meteorit di “dataran lembah kutub utara” planet Mars. Karena suhu dan tekanan udara di planet Mars ekstrem rendah, sehingga es tidak mencair sepanjang tahun. Foto yang disiarkan badan antariksa Eropa bahkan memperlihatkan, bahwasannya di ujung kubangan meteorit dan di atas dinding lubang dengan kedalaman kurang lebih dua km yang terjauh dan berdiameter kurang lebih 35 km juga terdapat bekas timbunan es.

Ilmuwan dari badan antariksa tersebut menuturkan, bahwa materi seperti timbunan es dalam foto tidak mungkin karbondioksida yang beku, sebab waktu pengambilan foto-foto dari “Kereta Ekspres Mars” kebetulan bertepatan dengan akhir musim panas di planet Mars. Sebelum memasuki musim ini, semua karbondioksida sudah lebih dulu mengalami penguapan. Di permukaan planet ini terdapat ngarai dan dataran yang terpisah antara gletser dan sungai, namun sebagian besar air sudah lenyap sejak miliaran tahun silam.
readmore »»  

Ilmuwan Pecahkan Misteri Terbesar di Semesta



London -- Ilmuwan memiliki teori yang dapat menjawab salah satu misteri terbesar di semesta. Misteri ini adalah tentang bintang yang besarnya 300 kali matahari.

Para peneliti di Bonn University, Jerman mengatakan, bintang ini merupakan bagian gugus bintang R136 di Large Magellanic Cloud yang jaraknya 160 ribu tahun cahaya dari Bumi. Ukuran bintang ini merupakan hasil penyatuan dan akuisisi bintang lain. Demikian seperti dikutip Dailymail.

Profesor Pavel Kroupa dari universitas itu mengatakan, “Untuk mengetahui mengapa bintang ini memiliki ukuran yang sangat besar, harus dilakukan perhitungan khusus. Saat perhitungan selesai, maka misteri ini akan terpecahkan.”

Meski ini melibatkan fisika yang sangat rumit, kami tetap menganggapnya menarik karena ini menjelaskan asal usul bintang monster.
readmore »»  

Misteri Simpanse Setengah Manusia

Ketika Oliver pertama kali muncul ke publik, masyarakat dikejutkan dengan penampilan wajahnya yang sangat menyerupai manusia. Bukan itu saja, kemampuannya boleh dibilang luar biasa untuk ukuran seekor simpanse. Banyak yang percaya kalau Oliver adalah "Missing Link" antara manusia dan simpanse atau makhluk hybrid sehingga ia dijuluki Humanzee (Dari kata human dan chimpanzee).

Tentu saja anggapan itu tidak benar. Namun, tidak bisa disangkal kalau Oliver mungkin adalah simpanse yang paling banyak menyita perhatian para peneliti yang tertarik dengan karakteristiknya.

Jika kalian seorang ilmuwan, mungkin kalian juga akan tertarik dengan Oliver. Coba lihat, umumnya simpanse memiliki wajah seperti ini:



Namun, Oliver memiliki wajah seperti ini.

http://astrounika.blogspot.com/

Ketika melihat wajahnya, saya yakin kalian akan sepakat dengan saya kalau Oliver adalah simpanse paling berwibawa yang pernah kita lihat!

Oliver lahir pada tahun 1958 di Kongo, Afrika. Pada saat usianya dua tahun, ia dibawa oleh pelatih simpanse Frank dan Janet Berger ke New Jersey, Amerika Serikat.

Pasangan Berger tertarik melihat fisik Oliver yang tidak biasa sehingga mereka memutuskan untuk membawanya ke Amerika. Berger bahkan benar-benar percaya kalau Oliver bukan murni seekor simpanse, melainkan hybrid antara kera dan manusia.

Wajah Oliver lebih datar dibanding simpanse lainnya. Ia memiliki kepala yang sedikit botak dengan hidung yang lebih kecil. Perbedaan ini membuat Oliver selalu dikucilkan oleh simpanse-simpanse lainnya.


Sejak kecil Oliver punya kebiasaan berjalan dengan dua kakinya. Ini berbeda dengan simpanse pada umumnya yang berjalan dengan kaki dan tangannya. Bahkan walaupun seekor simpanse diajarkan untuk berjalan dengan dua kaki, mereka akan tetap mengalami kesulitan karena struktur telapak kakinya.


Ia juga tidak pernah berjalan dengan menggunakan buku-buku jarinya seperti simpanse lainnya.

Ia suka menonton televisi dan merokok, persis seperti manusia.

Bahkan, bukan itu saja, menurut Janet Berger, Oliver lebih menyukai seorang wanita (manusia) dibanding simpanse betina.

Kepada Discovery Channel, Janet bercerita kalau saat Oliver berusia 16 tahun, ia mulai tertarik dengan Janet. Ini dibuktikan dengan kebiasaan Oliver menaiki tubuh Janet dan berusaha untuk berhubungan badan dengannya (Yup, kalian tidak salah baca).

Pasangan Berger yang melihat kebiasaan ini kemudian merasa terancam sehingga memutuskan untuk menjual simpanse hidung belang itu kepada orang lain.

Pada tahun 1977, Oliver telah berpindah tangan ke Ralph Helfer, pemilik sebuah taman hiburan, Enchanted Village di Buena Park, Amerika Serikat. Oliver dipekerjakan di taman hiburan itu sebagai simpanse atraksi.


Ketika taman hiburan itu bangkrut, Oliver terus dipamerkan oleh Helfer lewat sarana yang lain. Saat itu, media-media dan masyarakat mulai dihebohkan dengan keberadaannya. Los Angeles Time pernah menulis sebuah ulasan panjang mengenai Oliver. Mereka bahkan berspekulasi kalau Oliver mungkin adalah seekor sub spesies simpanse atau missing link yang telah lama dicari oleh para evolusionis.

Tidak berapa lama kemudian, kemashyuran Oliver mulai mendunia. Ia telah berubah dari seekor simpanse atraksi biasa menjadi primata selebritis yang dikenal dimana-mana.

Ketenaran Oliver bahkan hingga mencapai benua Asia. Pada suatu hari, Oliver pernah tampil dan diujicoba di televisi Jepang dengan disaksikan oleh 26 juta pemirsa. Lewat eksperimen keseimbangan gravitasi yang dilakukan oleh pihak stasiun televisi, disimpulkan kalau Oliver ternyata lebih mirip manusia dibanding simpanse.

Sampel dari tubuh Oliver juga diambil untuk diujicoba. Dari 40 sel yang diambil, 38 sel memiliki 48 kromosom, sedangkan 2 sel memiliki 47. Hasil eksperimen ini menggemparkan karena simpanse memiliki 48 kromosom sedangkan manusia memiliki 46 kromosom.

Jika Oliver memiliki 47 kromosom, itu artinya kemungkinan kalau ia adalah makhluk hybrid benar-benar mendapat dukungan sains!

Pada tahun 1985, Oliver berpindah tangan ke pelatih kera Bill Rivers. Rivers juga melaporkan kalau Oliver tidak pernah bisa akrab dengan simpanse lainnya.

Pada tahun itu, ketenaran Oliver telah memudar dan ia mulai dilupakan oleh publik.

Pada tahun 1989, Oliver dibeli oleh Buckshire Corporation, sebuah laboratorium yang bidang usahanya adalah menyewakan hewan-hewan untuk keperluan uji coba sains atau kosmetik. Ia tidak pernah digunakan sebagai eksperimen, tetapi selama sembilan tahun di tempat itu, Oliver ditempatkan di sebuah kandang kecil yang membuatnya menderita penyakit muscular atrophy.

Pada tahun 1996, presiden Buckshire Corporation, Sharon Hursh, melepaskan Oliver atas permintaan sebuah organisasi primata bernama Primarily Primates. Sampai saat ini, Oliver masih tinggal di fasilitas milik organisasi itu.

Lalu, pertanyaannya adalah, apakah Oliver adalah missing link yang telah lama dicari itu? Atau bigfoot?

Mungkin tidak, tetapi banyak yang percaya kalau Oliver adalah makhluk hybrid antara manusia dengan simpanse.

Sebagai informasi, simpanse dan manusia memiliki kesamaan urutan DNA hingga 95%. Karena itu beberapa ilmuwan sesungguhnya telah meneliti kemungkinan menghasilkan makhluk setengah simpanse dan manusia.

Usaha itu dimulai oleh ilmuwan Rusia bernama Ilya Ivanovich Ivanov pada tahun 1927. Ia menyuntikkan sperma manusia ke rahim tiga ekor simpanse betina. Namun, ketiganya ternyata tidak hamil. Eksperimen berikutnya mengalami hambatan sehingga tidak dilanjutkan. Tidak ada bukti kalau Ivanov berhasil menghasilkan makhluk hybrid manusia simpanse.

Ketika Oliver muncul ke publik, ada rumor yang berkembang di masyarakat kalau seekor simpanse di sebuah laboratorium di China berhasil hamil dari sperma manusia, namun mati sebelum sempat melahirkan.

Kisah serupa juga diceritakan oleh psikolog dari Universitas Albany, Gordon Gallup, yang pernah mendengar kalau Robert Yerkes, pendiri Yerkes national primate research Center di Florida, berhasil menghasilkan makhluk hybrid manusia simpanse pada tahun 1920an. Namun, makhluk itu segera dibunuh oleh Yerkes sendiri.

Walaupun tidak ada bukti yang mendukung kisah-kisah ini, namun spekulasi terhadap identitas Oliver terus berkembang.

Karena itu pada tahun 1996, Primarily Primate memutuskan untuk mengakhiri perdebatan ini dengan mengadakan penelitian ulang terhadap taksonomi Oliver.

Penelitian ini dilakukan oleh Dr.David Ledbetter, ahli genetika dari University of Chicago, yang kemudian memeriksa ulang kromosom Oliver. Ia menemukan kalau Oliver memiliki 48 kromosom, bukan 47 seperti yang disebutkan oleh penelitian sebelumnya.

Dr.Ledbetter juga menyebutkan kalau keunikan wajah dan tengkorak Oliver masih berada dalam batas-batas variasi simpanse yang wajar.

Hasil penelitian ini diumumkan dalam American Journal of Physical Anthropology dan dengan demikian mengakhiri spekulasi mengenai keanehan Oliver.

Namun, satu pertanyaan masih menggantung. Jika Oliver memang simpanse biasa, mengapa kita tidak pernah menemukan simpanse dengan karakter wajah dan perilaku seperti dia?

Hari ini, Oliver masih tinggal di fasilitas Primarily Primate. Usianya sudah lebih dari 50 tahun, cukup tua untuk ukuran simpanse. Matanya sudah hampir buta dan tubuhnya sudah tidak sehat lagi seperti dulu. Kondisi tempat tinggal yang buruk di Buckshire Corporation telah memberinya penyakit Arthritis sehingga ia sudah tidak bisa lagi berjalan dengan dua kaki.


Dari tempat tinggalnya yang terpencil, Oliver masih sering termenung sendiri. Mungkin memikirkan masa-masa ketika ia masih di Kongo, mulai termashyur dan kemudian dilupakan.

Itulah kehidupan.

Bagi kalian yang punya koneksi internet yang cepat, kalian bisa melihat satu dari enam video dokumenter mengenai Oliver. Lima video yang lain bisa kalian saksikan di Youtube.
readmore »»  

Friday, August 3, 2012

Contoh Rumah Adat Di Indonesia

Rumah Masing Masing Daerah Juga berbeda.
rumah yang menjadi ciri khas suatu daerah di sebut ramah adat

contoh bangunan rumah adat di indonesia:

rumah adat toraja
rumah gadang

readmore »»  

Contoh Pakaian Adat Di Indonesia

Pakaian adat merupakan resmi khas daerah indonesia.Pakaian adat masing-masing provinsi berbeda.pakaian adat tersebut menuunjukkan kekayaan budaya di negari kita.

Perhatikanlah gambar pakaian adat beberapa provinsi berikut ini :

baju adat sulawesi selatan

baju adat jawa tengah

pakaian adat DKI Jakarta


readmore »»  

Thursday, August 2, 2012

Hidupku Yang Kesepian

alhamdulillah....
ramadhan yang tak terlupakan...ketika smua berjalan tanpa arah...bahkan kegiatan masjid itu...

yah,...stidaknya itulah yang kurasakan....booklet telat banget...kerja sendiri....hem...manusia boleh berencana tapi Allah menghendaki....

smua ada hikmah ti,...
iya....ti tau...tau banget...kedewasaan ini kembali memuncak...smuanya bisa memberi arti...
persahabatan dengan sc...persaudaraan dengan oc...kakak-kakak...dan smua relasi ramadhan itu...

smuanya??

ada 1 yang tetep membuat sesak...yah... 26 yang seharusnya indah....

lagi-lagi...hikmah ti....

hari itu...smua ku akhiri ...entah atas pinta sapa...yang jelas...smua harus jelas...
tanpa kebohongan dan arti penghianatan....

cinta...kata omat siat memberi...ga takut kehilangan dan smuanya harus berlandaskan ikhlas...

pakah ti punya itu smua???

kata Anung, cinta cuma buat Sang MAHA SEGALANYA....sungguh indah.....


cinta tia??? bisakah menuju kesana????


26 itu...26 itu...sampai sekarang ku terluka...tak ingin melihat...mendengar....bahkan coba berontak dari nya....

hati ini...sungguh tak mampu berbohong...ingin tetap tau dia....(realitanya dunk ti!!!)

ntah lah...ku gundah...ku gundah.///

pintaku hanya satu....ku ingin mencintanya karna Allah...
jadi ku harus tetap belajar...belajar mencintai Allah dengan penuh keikhlasan...


agar ku dipertemukan dengan sang adam...pangeran berkudaku yang siap menjadi imamku...

smuanya....makasih ya Allah..Engkau terlalu tau apa yang ku inginkan....smua indah ya Rabb
readmore »»  

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

  1. LATAR BELAKANG MASALAH
Organisme pengganggu tanaman (OPT) merupakan kendala utama dalam budidaya pertanian. Keberadaan OPT berdampak buruk terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman budidaya. Hal ini sangat merugikan petani, terutama kerugian dalam bentuk materi (pertumbuhan tanaman terganggu, hasil produksi menurun, bahkan hingga gagal panen).
Selama ini pengendalian terhadap OPT dilakukan oleh petani dengan menggunakan pestisida kimia. Namun sayangnya, pengendalian yang dilakukan petani kurang bijak. Banyak petani awam yang menggunakan pestisida kimia secara berlebihan (melebihi dosis) dengan anggapan hama akan lebih cepat mati jika diberikan pestisida dalam jumlah banyak. Hal ini menunjukkan kurangnya pengetahuan petani tentang pengendalian OPT yang tepat (terpadu). Dampak dari penggunaan pestisida kimia ini antara lain hama menjadi kebal (resisten), peledakan hama baru (resurjensi), penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen, terbunuhnya musuh alami, pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia, dan kecelakaan bagi pengguna. Oleh karena itu perlu dicari cara pengendalian OPT yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengendalikan OPT adalah dengan penggunaan pestisida nabati yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan di lingkungan sekitar. Pestisida nabati merupakan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang digunakan untuk memberantas organisme pengganggu tumbuhan berupa hama dan penyakit tumbuhan maupun tumbuhan pengganggu (gulma). Pestisida nabati merupakan hasil ekstraksi bagian tertentu dari tumbuhan baik dari daun, buah, biji atau akar. Biasanya bagian tumbuhan tersebut mengandung senyawa atau metabolit sekunder dan memiliki sifat racun terhadap hama dan penyakit tertentu.
Alam sebenarnya telah menyediakan bahan-bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi serangan hama dan penyakit tanaman. Memang ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan pestisida nabati antara lain: degradasi/penguraian yang cepat oleh sinar matahari, memiliki pengaruh yang cepat, yaitu menghentikan nafsu makan serangga walaupun jarang menyebabkan kematian, toksisitasnya umumnya rendah terhadap hewan dan relatif lebih aman pada manusia dan lingkungan, memiliki spectrum pengendalian yang luas (racun lambung dan syaraf) dan bersifat selektif, dapat diandalkan untuk mengatasi OPT yang telah kebal pada pestisida kimia, phitotoksitas rendah, yaitu tidak meracuni dan merusak tanaman, serta murah dan mudah dibuat oleh petani. Oleh karena terbuat dari bahan alami atau nabati maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (bio-degradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan, dan relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residu mudah hilang. Kekurangannya, pengaplikasian pestisida nabati pada tanaman harus lebih sering dilakukan daripada jika menggunakan pestisida kimia.
Pestisida nabati sebenarnya relatif mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas, dan bahan dasarnya pun relatif mudah didapat. Namun kemampuan petani dalam memanfaatkan bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati masih rendah. Perlu dikakukan sebuah pelatihan pembuatan pestisida nabati yang kemudian dapat diterapkan dalam pengendalian OPT pada tanaman yang dibudidayakan oleh para petani.
readmore »»