Showing posts with label pertanian. Show all posts
Showing posts with label pertanian. Show all posts

Thursday, August 2, 2012

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik

  1. LATAR BELAKANG MASALAH
Organisme pengganggu tanaman (OPT) merupakan kendala utama dalam budidaya pertanian. Keberadaan OPT berdampak buruk terhadap pertumbuhan dan hasil produksi tanaman budidaya. Hal ini sangat merugikan petani, terutama kerugian dalam bentuk materi (pertumbuhan tanaman terganggu, hasil produksi menurun, bahkan hingga gagal panen).
Selama ini pengendalian terhadap OPT dilakukan oleh petani dengan menggunakan pestisida kimia. Namun sayangnya, pengendalian yang dilakukan petani kurang bijak. Banyak petani awam yang menggunakan pestisida kimia secara berlebihan (melebihi dosis) dengan anggapan hama akan lebih cepat mati jika diberikan pestisida dalam jumlah banyak. Hal ini menunjukkan kurangnya pengetahuan petani tentang pengendalian OPT yang tepat (terpadu). Dampak dari penggunaan pestisida kimia ini antara lain hama menjadi kebal (resisten), peledakan hama baru (resurjensi), penumpukan residu bahan kimia di dalam hasil panen, terbunuhnya musuh alami, pencemaran lingkungan oleh residu bahan kimia, dan kecelakaan bagi pengguna. Oleh karena itu perlu dicari cara pengendalian OPT yang lebih aman dan ramah lingkungan.
Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengendalikan OPT adalah dengan penggunaan pestisida nabati yang berasal dari tumbuhan-tumbuhan di lingkungan sekitar. Pestisida nabati merupakan senyawa kimia yang berasal dari tumbuhan yang digunakan untuk memberantas organisme pengganggu tumbuhan berupa hama dan penyakit tumbuhan maupun tumbuhan pengganggu (gulma). Pestisida nabati merupakan hasil ekstraksi bagian tertentu dari tumbuhan baik dari daun, buah, biji atau akar. Biasanya bagian tumbuhan tersebut mengandung senyawa atau metabolit sekunder dan memiliki sifat racun terhadap hama dan penyakit tertentu.
Alam sebenarnya telah menyediakan bahan-bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi serangan hama dan penyakit tanaman. Memang ada kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan pestisida nabati antara lain: degradasi/penguraian yang cepat oleh sinar matahari, memiliki pengaruh yang cepat, yaitu menghentikan nafsu makan serangga walaupun jarang menyebabkan kematian, toksisitasnya umumnya rendah terhadap hewan dan relatif lebih aman pada manusia dan lingkungan, memiliki spectrum pengendalian yang luas (racun lambung dan syaraf) dan bersifat selektif, dapat diandalkan untuk mengatasi OPT yang telah kebal pada pestisida kimia, phitotoksitas rendah, yaitu tidak meracuni dan merusak tanaman, serta murah dan mudah dibuat oleh petani. Oleh karena terbuat dari bahan alami atau nabati maka jenis pestisida ini bersifat mudah terurai (bio-degradable) di alam sehingga tidak mencemari lingkungan, dan relatif aman bagi manusia dan ternak peliharaan karena residu mudah hilang. Kekurangannya, pengaplikasian pestisida nabati pada tanaman harus lebih sering dilakukan daripada jika menggunakan pestisida kimia.
Pestisida nabati sebenarnya relatif mudah dibuat dengan kemampuan dan pengetahuan yang terbatas, dan bahan dasarnya pun relatif mudah didapat. Namun kemampuan petani dalam memanfaatkan bahan alami yang dapat digunakan sebagai bahan pestisida nabati masih rendah. Perlu dikakukan sebuah pelatihan pembuatan pestisida nabati yang kemudian dapat diterapkan dalam pengendalian OPT pada tanaman yang dibudidayakan oleh para petani.
readmore »»  

Thursday, July 19, 2012

Makalah Akutansi

MUTIARA BEAUTY SALON
I.     Prifil Pemilik
Nama Pemilik         : Mutiara
 [Pemilik/Pengusaha]
E-mail                     : Y!: rajamesinindonesia Y!: rajamesinindonesia

Nomer HP              :
Alamat                    : Jln Dr Ratulangi, Palopo

II.  Profil Perusahaan
Nama Perusahaan   : Salon Mutiara
Jenis Usaha             : Salon
Tgl Pendirian          : 1 Januari 2010
E-mail                     :
Status Gedung       : Sewa
Jumlah Kariawan    :2 Orang
Alamat                    : Jln Dr. Ratulangi, kota Palopo

III.   Transaksi Keuangan
Salon Mutiara, yang beralamat di Jln. Dr. Ratulangi kota palopo, baru dibuka awal januari 2010,  ditempatkan di daerah Pertokoan. Sementara gedung tempat usaha dianggap menyewa. Selama bulan Januari 2010 transaksi keuangan yang dilakukan sebagai berikut:
a.       Penyetoran modal sebesar 1.000.000, oleh Nona Mutiara ketika mendirikan perusahaan Salon Mutiara
1.    Nona Mutiara menyetor modalnya sebesar Rp. 1.000.000
2.    Salon Mutiara membeli secara tunai peralatan salon seharga Rp. 200.000,
3.    Membayar uang sewa gedung untuk bulan januari sebesar Rp. 100.000,
6. Nona Mutiara memperoleh pendapatan jasa dari pelanggan selama bulan pertama, Nona Mutiara memperoleh pendapatan jasa salon sebesar Rp. 1.500.000,
8. Nona Mutiara membayar gaji pegawai sebesar Rp. 100.000, tagihan listrik dan telpon sebesar Rp. 100.000,
10. Salon Mutiara meminjam uang ke Bank sebesar Rp. 500.000,
14. Diangsur utang kepada Bank sebesar Rp. 200.000,
15. Salon Mutiara membeli peralatan Salon secara kredit sebesar Rp. 200.000,
20. Pada akhir pekan Nona Mutiara mengambil uang sebesar Rp. 1.000.000, dari perusahaan untuk keperluan pribadi
22. Perlengkapan yang terpakai selama bulan berjalan adalah sebesar Rp. 300.000,

IV.   IKHTISAR USAHA
A.    Tabelaris
AKTIVA
HUTANG
MODAL
Tgl
Kas
Piutang Usaha
Peralatan
Perlengkapan
Hutang Usaha
Hutang Bank
Modal
1
1,000,000
1,000,000
2
-200,000
200,000
3
-100,000
-100,000
6
1.500.000
1.500.000
8
-100.000
-100.000
100.000
100.000
10
500.000
500.000
14
-200.000
200.000
15
-200,000
-200.000
20
-200.000
22
300.000
-300.000
2.100.000
200.000
300.000
200.000
500.000
1.900.000
B.     Bagan Perkiraan
a.      Perkiraan Neraca
1.      Aktiva
1.1.Kas
1.2.Piutang dagang
1.3.Perlenkapan
2.      Kewajiban
2.1.Hutang dagang
2.2.Hutang bank
3.      Modal
3.1.Modal Nona Mutiara
3.2.Prive Nona Mutiara
3.3.Ikhtisa Rugi Laba
b.      Perkiraan Rugi Laba
4.      Biaya
4.1.Biaya gaji
4.2.Biaya perlengkapan
4.3.Biaya sewa
4.4.Biaya listrik
4.5.Biaya bunga
5.      Pendapatan
5.1.Pendapatan Dagang
C.    Jurnal Umum
                                               JURNAL UMUM                                 halaman 1
Tgl
Keterangan
Ref
Debit (Rp)
Kredit (Rp)
2007
Jan. 1
Kas
1.1
1.000.000
     Modal
3.1
1.000.000
2
Peralatan Salon
2.1
300.000
      Kas
1.1
300.000
3
Beban Sewa
4.3
100.000
        Kas
1.1
100.000
6
Pembelian Alat-alat salon
2.1
500.000
        Hutang Dagang
2.1
500.000
8
Kas
1.1
500.000
        Hutang Bank
4.5
500.000
10
Kas
1.1
500.000
        Pinjaman
5.1
500.000
14
Beban Gaji
4.1
100.000
         Kas
1.1
100.000
20
Kas
1.1
500.000
Piutang Dagang
1.2
500.000
        Penghasilan Dagang
5.1
1.500.0000
                                                            JURNAL UMUM                                 halaman 2
Tgl
Keterangan
Ref
Debit (Rp)
Kredit (Rp)
2007
Jan. 22
Hutang Dagang
2.1
500.000
     Kas
1.1
500.000
25
Beban Listrik
4.4
100.000
      Kas
1.1
100.000
29
Kas
1.1
500.000
         Piutang Dagang
2.1
500.000
30
Pengambilan Prive
3.2
300.000
          Kas
1.1
300.000
31
Beban Bunga
4.5
200.000
           Kas
1.1
200.000
V.      Laporan Keuangan
A.    Neraca
Kode  (No) Akun
Nama Akun
Debit
Kredit
101
Kas                          
2.100.000
102
Piutang Usaha              
150.000
107
Perlengkapan Salon
200.000
205
Pembelian Barang Dagangan
200.000
301
Hutang Dagang
500.000
303
Hutang Bank
500.000
401
Modal             
1.000.000
404
Prive                                        
300.000
501
Beban Gaji                            
100.000
503
Beban Listrik              
100.000
504
Beban Sewa
100.000
508
Beban Bunga
200.000
601
Penghasilan Penjualan
1.500.000
Jumlah
3.450.000
3.500.000
B.     Rugi/Laba
Toko Sumbar Makmur
Laporan Laba Rugi
Untuk Periode yang berakhir tanggal 30 September 2008
Pendapatan
        Pendapatan Dagang
1.000.000,00
Beban Usaha
       Biaya Sewa Gedung
100.000,00
       Biaya Gaji pegawai
100.000,00
       Biaya listrik
100.000,00
       Biaya bunga
200.000,00
Jumlah beban Usaha
500.000,00
Laba bersih
500.000,00
C.    Perubahan Modal
Salon Mutiara
Laporan Perubahan Modal
Untuk Periode yang berakhir tanggal 30 Januari 2010
Modal awal per 1 Januari 2010
1.000.000,00
Laba bersih bulan Januari  tahun  2010
500.000,00
Pengambilan prive
-300.000,00
Penambahan modal
200.000,00
Modal akhir per 30 Januari 2010
1.200.000,00
VI.   Kesulitan/Maslah
Kesulitan dalam penyusunan tugas ini yaitu kurangnya literatur yang saya dapatkan dan terbatasnya pemahaman saya tentang mata kuliah Akuntansi, oleh karena itu apabilah teman-teman pembaca menemukan kekeliruan dalam penyusunan tugas ini harap di maklumi.
readmore »»