Wednesday, September 26, 2012

"Kembaran" Mona Lisa Akan Segera Dikuak


Isleworth Mona Lisa, dilukis lebih dulu dari Mona Lisa

VIVAnews -- Ada dua wajah Mona Lisa. Sementara senyum enigmatik lukisannya yang tergantung di Louvre memikat dunia, dianggap menyimpan misteri besar, "kembarannya" sekian lama tersembunyi dari mata publik.

Selama empat dekade, lukisan protret yang mirip Mona Lisa tersimpan rapat di lemari besi di Swiss. Meski serupa, mereka tak sama, Isleworth Mona Lisa -- nama lukisan itu --memiliki senyum lebih lebar dengan penampilan lebih muda.

Lukisan itu diyakini versi awal Mona Lisa, dan akan diperlihatkan pada jurnalis di Jenewa, demikian menurut Mona Lisa Foundation.

Yayasan berbasis di Zurich, Swiss itu dijadwalkan akan menampilkan "potret menakjubkan Lisa del Giocondo" pada Kamis 27 September 2012 mendatang.

"Beserta hasil riset dan uji ilmiah selama 35 tahun yang mengindikasikan itu memang karya Leonardo da Vinci sekitar seabad lebih awal dari saudarinya yang terkenal yang ada di Louvre," demikian pernyataan yayasan tersebut seperti yang dimuat BigPond News, Rabu 26 September 2012.

Yayasan itu juga akan mengetengahkan bukti sejarah dan ilmiah bahwa memang ada dua potret Mona Lisa yang dibuat Leonardo da Vinci, versi awal dan Jaconde --nama lain Mona Lisa.

Sebuah buku setebal 320 halaman, berjudul "Mona Lisa - Leonardo's Earlier Version" yang berisi bukti-bukti keaslian karya itu juga akan diluncurkan dalam waktu bersamaan.

Sejarawan seni percaya bahwa da Vinci melukis karyanya yang paling terkenal itu antara tahun 1503 dan 1506, saat ia tinggal di Florence. Lisa Gherardini del Giocondo, istri seorang saudagar sutra kaya Florentine, diperkirakan menjadi model lukisannya.

Isleworth Mona Lisa pertama kali ditemukan pada tahun 1914 oleh kolektor seni Hugh Blaker, di sebuah rumah seorang bangsawan Inggris. 

Lukisan Monalisa

Pada tahun 1962 Blaker menjualnya ke kolektor Amerika Henry Pulitzer, yang meninggalkannya di tempat seorang rekannya. Sebuah konsorsium tanpa nama membeli lukisan itu setelah kematiannya dan menempatkannya di lemari besi Swiss.